Secarik Kisah Panyatan

2013 — 8 menit
Sebuah kisah keluarga yang bertahan hidup di sebuah daerah yang terisolasi, di mana pendidikan menjadi hal yang sulit dijangkau.
Secarik Kisah Panyatan
Akses film ini
Sekilas tentang film

Satini adalah seorang siswi sekolah dasar yang tinggal di Grumbul Panyatan, Gunung Wuled, Purbalingga, Jawa Tengah, bersama ayah, ibu, dan adiknya. Ia bercita-cita menjadi seorang guru. Namun, sebagian besar warga desa yang bekerja sebagai buruh tani hidup dalam keterbatasan, sehingga banyak anak mereka tidak mampu melanjutkan pendidikan hingga jenjang SMP. Film ini meliput satu dari sekian banyak kisah keluarga yang hidup di daerah tersebut.

Pemeringkatan umurSU
Bahasa asliJawa, Indonesia
TakarirBahasa Indonesia

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format tersediaDigital File
Resolusi gambarFull HD
Rasio16:9
Negara produksiIndonesia
Provinsi produksiJawa Tengah
Rumah produksiPak Dirman Film, SMAN 1 Rembang Purbalingga
DistributorCLC Purbalingga
Kontakfestfilmpurbalingga@gmail.com
Tim ProduksiDeni Sunarto (Produser)Nanang Budi Santoso (Penata Gambar)Cias Susi Astiti, Rizky Pangestu, Randy Saefudin, Nanang Budi Santoso, Delviana Kurnia (Periset)Rizky Pangestu, Nanang Budi Santoso (Penulis)
  • Cias Susi Astiti (Produser Lini)
  • Femiasih (Asisten Sutradara)
  • Nanang Budi Santoso (Perekam Gambar)
  • Slamet Riyadi (Asisten Perekam Gambar)
    Edisi Festival
    • FFD 2013 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Rekam Jejak Festival
      • 2013 — Festival Film Pelajar JogjaBest FilmDokumenter
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterEkspositoris
      TemaPolitik & Kekuasaan, Masyarakat
      TopikAnak-anak, Ketidaksetaraan Ekonomi, Pendidikan, Keluarga
      Mata pelajaran relevanEkonomi, Sosiologi, Antropologi
      Mata kuliah relevanPembangunan Sosial dan Kesejahteraan, Sosiologi, Antropologi, Ekonomi

      Film dalam set tema yang sama

      • Caroline Sugijono
        Segala hal yang mungkin memisahkan manusia, kerap hilang ketika dihadapkan dengan kepengurusan akan kematian.
      • Rahung Nasution
        Film ini menggali tradisi titi, seni tato khas Mentawai yang lebih dari sekadar hiasan tubuh. Titi adalah warisan spiritual yang menghubungkan manusia dengan alam dan kepercayaan leluhur Arat Sabulungan. Melalui tinta alami yang menyatu dengan kulit, film ini menghidupkan kembali identitas dan jiwa budaya Mentawai.
      • Lukman Maulana
        Dokumenter singkat yang mengupas peternakan bebek dengan sistem gembala serta pengolahan telur bebek yang dilakukan sepasang suami istri.