Woman Farmer Call of Heart

Wanita Tani Panggilan dari Hati

2020 — 10 menit
Pandemi mendorong para petani perempuan berstrategi dengan teknologi.
Woman Farmer Call of Heart
Sekilas tentang film

Kelompok Wanita Tani (KWT) di desa Cibodas, Bandung adalah sebuah kelompok wirausaha yang membudidayakan dan mengolah hasil produk sayuran. Selain belajar bertani, para anggota juga belajar menjual produk sayuran untuk membantu penghasilan keluarganya. Masa pandemi, sekitar tahun 2020-an, menyebabkan harga sayuran jatuh. Untuk menghadapi masalah tersebut, mereka berinovasi dengan menggunakan teknologi. Salah satu caranya yaitu dengan menjual produk mereka langsung ke konsumen dengan sistem online.

Pemeringkatan UmurSU
Bahasa AsliIndonesia
TakarirEnglish

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format TersediaDigital File
Resolusi GambarFull HD
Rasio Gambar16:9
Negara ProduksiIndonesia
Provinsi ProduksiJawa Barat
Rumah ProduksiTujuh Sekawan Film, SMKN 1 Cimahi
Tim ProduksiRegina Aprilliyani (Produser)Dandi Lesmana, Oktaviane Putri (Penata Kamera)Rifqi Asha (Penata Gambar)Ghina Amalia (Penulis)
  • Mutia Fatimah (Penata Artistik)
    Edisi Festival
    • FFD 2021 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Rekam Jejak Festival
      • 2022 — Malang Film FestivalBest DocumentaryFilm Dokumenter Pendek Pelajar
      • 2020 — Anti Corruption Film FestivalOfficial SelectionKategori Dokumenter
      • 2020 — Semar Film FestivalBest FilmFilm Pendek
      • — Denpasar Documentary Film Festival
      • — Indonesian Student Movie Awards
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterEkspositoris
      TemaAlam & Lingkungan, Masyarakat, Politik & Kekuasaan
      TopikPertanian, Sistem Ekonomi, Komunitas, Media & Teknologi
      Mata Pelajaran RelevanBiologi, Kewirausahaan, Ekonomi/Akuntansi
      Mata Kuliah RelevanSosiologi, Antropologi, Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan, Teknik Pertanian, Pertanian, Biologi

      Film dalam set tema yang sama

      • Heri Afandi
        Potret kehidupan perajin gabah di desa di Jawa Tengah dan dilema anak muda untuk melanjutkan tradisi kerajinan tersebut.
      • Kisno Ardi
        Di antara riuhnya pasar, perempuan lanjut usia bekerja dengan risiko tinggi tanpa perlindungan sebagai buruh gendong, demi memenuhi kebutuhan hidup.
      • Citra Melati
        Eksplorasi reaksi para ibu di Indonesia terhadap tato permanen pada tubuh putri mereka, mengungkap ketegangan budaya dan perspektif yang beragam di balik pilihan tersebut.