Teguh

Teguh adalah mantan polisi di Jawa Tengah yang dipersekusi hanya karena orientasi seksualnya. Diskriminasi dan tidak adanya perlindungan hukum di meja pengadilan yang dialami Teguh merupakan isu nyata yang membayangi kelompok orientasi seksual minoritas di Indonesia. Film ini mengangkat persoalan genting tersebut secara empatis. Di mata film ini, kaum gay merupakan manusia yang mempunyai perasaan yang sama dengan manusia lainnya. Dengan memotret kehidupan domestik Teguh dan pasangannya yang bernama Tonny, film ini menjadi pendengar dan perekam sebuah hubungan yang hangat dan manusiawi.
Detail Film
- Riskya Duavania (Asisten Penata Kamera)
- Brahmantyo Putra (Perekam Suara)
- Halid Ilham (Asisten Penata Suara)
- Nadya Shabrina (Koreksi Warna)
- Renaldy Lomo (Komposer)
- Riani Singgih, Brahmantyo Putra (Penerjemah)
- Nikolas Sani (Transkrip)
- FFD 2022 — Kompetisi | Dokumenter Pendek Terbaik
- 2022 — Minikino Film Week – Bali International Short Film FestivalSpecial MentionNational Competition
- 2022 — 100% Manusia Film FestivalOfficial Selection100% Reality Bites
Catatan Pengelola
Referensi yang bisa digunakan
Film dalam set tema yang sama
- Segala hal yang mungkin memisahkan manusia, kerap hilang ketika dihadapkan dengan kepengurusan akan kematian.

- Bibi Siti Switi menyajikan dilema cinta yang dialami Siti dan pencarian jati dirinya dalam kehidupan urban.

- Sepanjang film kita akan diajak untuk mengikuti perjalanan Wasis dalam upayanya membagkitkan program Jam Belajar Masyarakat yang sempat terhenti pasca-reformasi.

- Masyarakat, Politik & Kekuasaan","number":"3","randomSeedTtl":"1","post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[4179],"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=politik-kekuasaan\" rel=\"tag\">Politik & Kekuasaan<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="61" data-start="1" data-end="3">





