
The Dancer
Sang Penari

Sabrina Rahma, siswi SMA 2 Banda Aceh yang selalu telat datang ke sekolah karena kegiatan menari di Sanggar Mandaya hingga larut malam. Ditambah lagi, paginya ia harus membantu sang Ibu menyiapkan bahan jualan. Meskipun begitu, nilainya selalu bagus sehingga gurunya tidak mempermasalahkan kegiatan Sabrina sebagai seorang penari.
Detail Film
- Fuad Rizqi, Arziki Mahlil, Fauzi Ulpa (Produser Lini)
- Oriza Sativa (Bendahara Produksi)
- Rita J. S. (Asisten Bendahara)
- Rizki Amelia, Nana Kheisya (Administrasi)
- Amri, Suhiel, Jamaluddin Phona, Zikrullah (Asisten Produksi)
- FFD 2015 — Kompetisi | Seleksi Resmi
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Di antara kerumunan orang dan kemarahan, film ini mengajak penonton untuk menilik kembali perkara kemerdekaan berbicara, kekerasan, dan partisipasi dari pantauan sederhana: mata anak kecil.

- Eksplorasi reaksi para ibu di Indonesia terhadap tato permanen pada tubuh putri mereka, mengungkap ketegangan budaya dan perspektif yang beragam di balik pilihan tersebut.

- Sinema Indonesia di era Orde Baru dipakai untuk mempertahankan narasi pemerintah, membatasi suara oposisi, dan menciptakan musuh imajiner. Pertanyaannya, apakah sinema bisa melampaui sensor ketat untuk mengungkap keresahan zaman itu?

- Seni, Masyarakat","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[1877],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=seni\" rel=\"tag\">Seni<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


