
Tonotwiyat (Hutan Perempuan)

Film ini menceritakan keseharian suku Enggros di Papua yang beranggotakan kaum perempuan sehingga dijuluki “Hutan Perempuan”. Hutan ini hanya boleh dimasuki oleh perempuan. Jika peraturan tersebut dilanggar, orang tersebut akan mendapatkan ganjarannya. Terletak di Teluk Yotefa, hutan yang kaya dengan sumber daya alam ini berperan sebagai sumber pencaharian untuk penduduknya. Di kala derasnya arus modernisasi yang masuk, masyarakat setempat berusaha mempertahankan tradisi mereka.
Detail Film
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Di tengah dilema tata ruang lahan yang tidak jelas, sepasang petani mencari alternatif untuk mencukupi kebutuhan sekolah anaknya.

- Tarian Kehidupan tidak hanya tentang tari dan ekonomi, ia juga mengandaikan tari sebagai gerak, tempo, dan energi yang diperlukan seorang remaja untuk berjuang dari hari-ke-hari.

- Kisah Pak Tumiran yang merantau dan masih menyempatkan diri untuk pulang kampung ke Banyuwangi guna melanjutkan tradisi tahunan Keboan.

- Alam & Lingkungan, Masyarakat","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[347],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=alam-lingkungan\" rel=\"tag\">Alam & Lingkungan<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


