
Tonotwiyat (Hutan Perempuan)

Film ini menceritakan keseharian suku Enggros di Papua yang beranggotakan kaum perempuan sehingga dijuluki “Hutan Perempuan”. Hutan ini hanya boleh dimasuki oleh perempuan. Jika peraturan tersebut dilanggar, orang tersebut akan mendapatkan ganjarannya. Terletak di Teluk Yotefa, hutan yang kaya dengan sumber daya alam ini berperan sebagai sumber pencaharian untuk penduduknya. Di kala derasnya arus modernisasi yang masuk, masyarakat setempat berusaha mempertahankan tradisi mereka.
Detail Film
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Kisah tiga eks-Cakrabirawa asal Purbalingga tentang tragedi 1965 dan hari-hari setelahnya.

- Dongeng investigatif tentang hubungan buaya dengan manusia yang melegenda di kota Palu, Sulawesi Tengah.

- Perjalanan dari Jambi ke Jakarta ternyata tidak hanya menuntaskan rindu Emak kepada anaknya, Anggun, tetapi juga merupakan proses penerimaan ibu terhadap kondisi anaknya yang tidak lagi sama.

- Alam & Lingkungan, Masyarakat","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[347],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=alam-lingkungan\" rel=\"tag\">Alam & Lingkungan<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


