Bioskop Kita Lagi Sedih

Tidak bisa dipungkiri bahwa CLC Purbalingga merupakan salah satu komunitas/organisasi film penting di Indonesia, mengingat konsistensinya membangun pendidikan film pelajar di Jawa Tengah, khususnya di wilayah Banyumas Raya. Bermula sejak 4 Maret 2006, 5 komunitas film di Purbalingga melebur dan menjadi cikal bakal berdirinya CLC (Cinema Lovers Community) Purbalingga. Lewat program “Bioskop Kita” saat itu, mereka menyajikan pemutaran film independen di Graha Adiguna, kompleks pendapa Bupati Purbalingga. Namun, keterbukaan pemerintah daerah ini rupanya berlangsung singkat. Pada bulan ke-3, akses CLC Purbalingga ke Graha Adiguna tiba-tiba dihalang-halangi. Apa yang sebenarnya terjadi? Bagaimana CLC Purbalingga, publik, maupun pemerintah daerah merespon peristiwa tersebut?
Detail Film
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Kabar para pemuda mantan pembuat film pelajar yang merenungkan kembali pengaruh sinema di kehidupan sosial.

- Dokumenter performatif yang memotret upaya Tika dalam menyelami siklus memori terhadap Ute, pengasuhnya semasa ia kecil hingga remaja.

- Suharto dan Rufiana adalah mantan penderita gangguan jiwa yang sembuh setelah menjalani terapi di pesantren Al-Ghatur Bondowoso. (*)

- Masyarakat, Politik & Kekuasaan, Seni","number":"3","randomSeedTtl":"1","post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[2242],"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=politik-kekuasaan\" rel=\"tag\">Politik & Kekuasaan<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=seni\" rel=\"tag\">Seni<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="64" data-start="1" data-end="3">





