Aku Harus Sekolah

2010 — 30 menit
Film ini bertutur tentang sebuah representasi kondisi pendidikan di Indonesia yang masih begitu mahal bagi orang-orang dengan ekonomi lemah.(*)
Aku Harus Sekolah
Sekilas tentang film

Film ini bertutur tentang sebuah representasi kondisi pendidikan di Indonesia yang masih begitu mahal bagi orang-orang dengan ekonomi lemah. Seorang gadis desa Kesiman Tengah, Pacet-Mojokerto, berdiri tegak menghadapi semua kenyataan getir tersebut. Walau terpaksa harus putus sekolah selepas SMP, dia masih menyimpan harapan untuk bersekolah lagi. Selain itu, cerita tentang sebuah protet tentang indahnya perbedaan yang saling melengkapi,sementara di luar sana mereka sibuk memperuncing perbedaan dengan kebencian fanatisme tergambar dalam film ini.(*)

Pemeringkatan UmurSU
SutradaraReza Pranata
Bahasa AsliIndonesia

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format TersediaDigital File
Resolusi GambarSD
Rasio Gambar4:3
Negara ProduksiIndonesia
Provinsi ProduksiJawa Timur
Rumah ProduksiIn Frame CorJesu Cinema Comunity
Tim ProduksiChandra Jiwa (Produser)Reza Pranata (Penata Kamera)A. Aditya (Penata Gambar)Delvi, Fransiska Indah (Penulis)
    Edisi Festival
    • FFD 2010 — Kompetisi |
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterEkspositoris
      TemaMasyarakat, Politik & Kekuasaan
      TopikAnak Muda/Remaja, Pendidikan, Ketidaksetaraan Ekonomi
      Mata Pelajaran RelevanPendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Sosiologi
      Mata Kuliah RelevanKomunikasi, Pendidikan

      Film dalam set tema yang sama

      • Lita Andiyani
        ‘Swara Kalbu’ adalah usaha Lita Andiyani untuk merangkum suara hati yang terkendala komunikasi verbal dalam keluarga, terutama antara ibu dan anak-anaknya.
      • Dhimas N. Cahyo
        Perjalanan seorang maupun sekelompok pembarang yang rela menjadikan hari-harinya di pinggir jalan dengan tujuan mencukupi kebutuhan sehari-hari dan menghibur masyarakat.(*)
      • Tonny Trimarsanto
        Sebuah film riset lapangan tentang kegagalan program KB di Nusa Tenggara Timur dengan tingkat kematian ibu dan anak tertinggi di Indonesia.