If…

Seandainya

2019 — 3 menit
Dokumenter animasi mengenai kerinduan seorang anak akan sosok ayahnya yang merupakan seorang pejuang HAM bernama Munir.
If…
Akses film ini
Sekilas tentang film

Film ini menceritakan ingatan dan imajinasi seorang anak perempuan tentang sosok ayah yang hilang. Harapan itu merupakan angan milik Diva, anak seorang aktivis HAM bernama Munir yang dibunuh. Melalui tanda-tanda, animasi pendek ini menyampaikan perasaan Diva yang tidak memiliki waktu untuk mengenal ayahnya.

Pemeringkatan umurSU
Bahasa asliTanpa konten linguistik

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format tersediaDigital File
Resolusi gambarHD
Rasio16:9
Negara produksiIndonesia
Provinsi produksiJawa Timur
Tim ProduksiDiva Suukyi Larasati, Suciwati (Produser)Soultan Alif Allende (Penata Gambar)Diva Suukyi Larasati, Suciwati (Penulis)
    Edisi Festival
    • FFD 2023 — Lanskap | Seleksi Resmi
    • FFD 2019 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterPerformatif
      TemaMasyarakat, Politik & Kekuasaan, Seni
      TopikAktivisme, Keluarga, Kekerasan, Animasi
      Mata pelajaran relevanAntropologi, Sosiologi
      Mata kuliah relevanSastra, Filsafat, Komunikasi, Film dan Pertelevisian, Animasi

      Pemutaran Terkait

      • 24 Jan 26 15:30
        DKI Jakarta
        Diselenggarakan olehLayar Pinggiran

      Film dalam set tema yang sama

      • Ikmal Gopi
        Radio Rimba Raya yang berada dalam hutan belantara Aceh (Gayo) memiliki peranan penting pada masa revolusi fisik 1948-1949.(*)
      • Mustafa
        Film ini menceritakan tentang hal-hal yang terjadi selama perjalanan dari Pulau Sumatra menuju Pulau Jawa yang dialami sopir truk pengangkut barang.
      • Erick Sutanto
        “Mefa jai jau fanai mera tofong” atau “jangan namaku disanjung tapi teruskanlah perjuanganku”. Renungan karir seorang pelatih atletik yang menggambarkan atmosfer kegiatan tim atletik di Kota Serui, Papua.