Students Filmmakers
Sinema Pelajar Kebumen

Muslihan, Ardiawati, Parno, Hestika dan Intan berbagi pengalamannya sebagai mantan filmmaker pelajar di Kebumen. Mereka menjadi saksi pergerakan sinema di Kebumen yang produktif mengangkat isu-isu sosial di lingkungan sekitarnya dan menghasilkan banyak penghargaan. Saat ini, beberapa dari mereka ada yang melanjutkan studi perfilman, ada yang memilih karir lain. Pengalaman berkarya di masa SMA memberikan pelajaran tersendiri bagi mereka. Sinema dianggap sebagai media yang bisa merangsang kepekaan akan isu-isu sosial serta ruang untuk menuangkan kegelisahan.
Detail Film
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Lintang, penderita low vision, sebentar lagi akan lulus dari SLB tempat ia belajar selama 7 tahun. (*)

- Dokumenter etnografi mengenai budaya agrikultur petani Dayak yang malah dianggap merusak hutan oleh perusahaan pendatang.

- Potret atas sisi lain gemerlap industri televisi dalam bingkai agensi dan pekerja profesi penonton bayaran.

- Seni, Masyarakat","number":"3","randomSeedTtl":"1","post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[356],"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=seni\" rel=\"tag\">Seni<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="56" data-start="1" data-end="3">





