Emak from Jambi

Emak dari Jambi

2015 — 39 menit
Perjalanan dari Jambi ke Jakarta ternyata tidak hanya menuntaskan rindu Emak kepada anaknya, Anggun, tetapi juga merupakan proses penerimaan ibu terhadap kondisi anaknya yang tidak lagi sama.
Emak from Jambi
Akses film ini
Sekilas tentang film

Emak mendatangi anaknya, Anggun, jauh-jauh dari Jambi ke Jakarta untuk menuntaskan rindunya. Sesampainya di sana, Emak menemukan sebuah fakta bahwa anaknya adalah seorang waria. Film ini menyajikan perjalanan Emak mengenal dan memahami kehidupan Anggun lebih dalam.

Pemeringkatan umur21+
Bahasa asliIndonesia, Jawa, Melayu Jambi
TakarirEnglish

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format tersediaDigital File
Resolusi gambarHD
Rasio16:9
Negara produksiIndonesia
Provinsi produksiD.K.I. Jakarta, Jambi
Rumah produksiKalyana Shira Films
DistributorKalyana Shira Films
Kontakkeanayachandt@gmail.com
Tim ProduksiNia Dinata (Produser)Sesarina Puspita (Penata Kamera)Aji Pradityo, Febby Gozal (Penata Gambar)Khikmawan Santosa (Penata Suara)
  • Agnes Hansella (Perekam Suara)
  • Rikky M. Fajar, Yatna Pelangi (Asisten Penata Kamera)
  • Sammaria Simanjuntak, Nia Dinata (Supervisi Produksi)
  • Sandie Elisabeth Monteiro (Co-Produser)
  • Wahyu Ismanto Dikromo (Paska Produksi)
  • Agus Sunaryo (Keuangan & Akuntan)
  • An'amta Fahru (Bendahara Produksi)
  • Servita Utami (Sekretaris Produksi)
  • Kiki Febriyanti (Koordinator Program)
    Edisi Festival
    • FFD 2015 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Rekam Jejak Festival
      • 2015 — Festival Film PurbalinggaOfficial SelectionProgram Khusus: Cerita tentang Rahasia
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterObservasional
      TemaMasyarakat
      TopikKeluarga, Seksualitas & Gender
      Mata pelajaran relevanSosiologi, Psikologi
      Mata kuliah relevanSosiologi, Psikologi

      Film dalam set tema yang sama

      • Rahung Nasution
        Film ini menggali tradisi titi, seni tato khas Mentawai yang lebih dari sekadar hiasan tubuh. Titi adalah warisan spiritual yang menghubungkan manusia dengan alam dan kepercayaan leluhur Arat Sabulungan. Melalui tinta alami yang menyatu dengan kulit, film ini menghidupkan kembali identitas dan jiwa budaya Mentawai.
      • Catur Panggih Raharjo
        Jatuh bangun seorang dalang muda dalam meniti karir serta keuletannya dalam beradaptasi mementaskan wayang di masa pandemi.
      • Muhamad Ardan Ar’razaq
        Sebuah surat rindu seorang suami akan istrinya, dan sebuah film yang melantunkan kesederhanaan keluarga.