Di antara riuhnya pasar, perempuan lanjut usia bekerja dengan risiko tinggi tanpa perlindungan sebagai buruh gendong, demi memenuhi kebutuhan hidup.


Komunitas Gorila ini terdiri dari berbagai macam latar belakang dan profesi yang berbeda-beda. Mereka yang tergabung memiliki alasan dan cita-cita yang berbeda mengenai tujuan mereka masuk ke dalam komunitas yang blasa latihan olah raga dengan angkat besi di pinggir jalan pada sebuah gang yang bernama gang buntu.(*)


