Di antara keriuhan serta keterdesakan masalah sehari-hari, seorang anak disabilitas bergerak dan merawat cita-citanya sebagai seorang penolong bagi orang lain.


Komunitas Gorila ini terdiri dari berbagai macam latar belakang dan profesi yang berbeda-beda. Mereka yang tergabung memiliki alasan dan cita-cita yang berbeda mengenai tujuan mereka masuk ke dalam komunitas yang blasa latihan olah raga dengan angkat besi di pinggir jalan pada sebuah gang yang bernama gang buntu.(*)


