Pasur (Pasar Sepur)

2019 — 13 menit
Pasar sebagai urat nadi perekonomian rakyat, akan tetapi kegiatan di pasar ini beresiko tinggi karena lokasinya berdampingan dengan rel kereta aktif.
Pasur (Pasar Sepur)
Sekilas tentang film

Dini hari, sebelum fajar menampakkan cahayanya, para pedagang menyiapkan dagangannya di pinggir rel kereta. Pasar Dupak Magersari atau Pasur (Pasar Sepur) merupakan pasar tradisional yang sudah beroperasi selama 50 tahun dan masih aktif sampai sekarang. Walau pemerintah setempat sudah berpuluh kali memindahkan pasar tersebut, masyarakat tak jera dan kembali lagi ke Pasur.

Pemeringkatan UmurSU
Bahasa AsliIndonesia, Jawa
TakarirEnglish

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format TersediaDigital File
Resolusi GambarFull HD
Rasio Gambar16:9
Negara ProduksiIndonesia
Provinsi ProduksiJawa Timur
Tim ProduksiRifansyah Putra (Penata Kamera)Yoga Saiful M., Rayna Zian (Penata Gambar)M. Naufal Hilmy R. (Penulis)
  • Pradana Rahman S (Asisten Sutradara)
  • Yusuf Kurniawan, Muhammad Shodiqin (Produser Pelaksana)
  • Ricko Austrin (Penata Artistik)
    Edisi Festival
    • FFD 2019 — Kompetisi | Jury Special Mention
      Rekam Jejak Festival
      • 2019 — Denpasar Documentary Film FestivalBest DocumentaryDokumenter Pelajar
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterEkspositoris
      TemaPolitik & Kekuasaan
      TopikSistem Ekonomi
      Mata Pelajaran RelevanSosiologi, Antropologi
      Mata Kuliah RelevanArsitektur

      Film dalam set tema yang sama

      • Kisno Ardi
        Ketika dampak terhadap lingkungan hanyalah sebagian kecil dari keresahan warga Jepara atas rencana dibangunnya PLTN.
      • Abu Juniarenta, Eko Harsoselanto, Ario Halendra
        Setelah peluncuran Free Trade Zone (FTZ) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Januari 2009 lalu, generasi muda Batam saat ini berkutat dengan tingginya biaya hidup dengan masa depan sebagai tenaga kerja murah bagi Singapura.(*)
      • Harryaldi Kurniawan
        Kisah perihal objektifikasi tubuh perempuan untuk mempertahankan budaya patriarki di pabrik tembakau pada masa kolonial.