Teguh merespon isu diskriminasi orientasi seksual dengan menggambarkan pasangan gay sebagai pasangan domestik yang manusiawi.


Kendati kunci dan sertifikat rumah sudah berada di tangan korban tsunami mereka masih tinggal di barak. Hal itu terjadi karena rumah bantuan yang sejatinya sudah menjadi milik mereka tidak bisa digunakan. Yang menyesakkan, rumah bantuan malah diisi warga lain bukan pemegang sertifikat.


