Testimoni seorang mantan tentara yang turut menjadi korban kekacauan politik 1965.


Kendati kunci dan sertifikat rumah sudah berada di tangan korban tsunami mereka masih tinggal di barak. Hal itu terjadi karena rumah bantuan yang sejatinya sudah menjadi milik mereka tidak bisa digunakan. Yang menyesakkan, rumah bantuan malah diisi warga lain bukan pemegang sertifikat.


