Tale of Time
Dari Hal Waktu

Fajar Suharno dikenal sebagai pengayom dunia teater Jogja dan pendiri Teater Dinazti di tahun 1977. Pertunjukan Teater Dinazti yang terkenal, Geger Wong Ngoyak Macan, mengkritik Orde Baru yang otoriter dan militeristik. Film ini mengombinasikan dua tema: konstruksi figur seorang Fajar Suharno dan penelusuran sejarah serta ideologi Teater Dinazti. Saat mengupas dua tema tersebut, film ini berkolaborasi dengan Emha Ainun Nadjib (budayawan), Butet Kertaradjasa (aktor), dan Jujuk Prabowo (koreografer). Dalam format dokumenter, film ini bereksperimentasi dengan metode pertunjukan teater dan medium arsip. Ia mengundang penonton untuk menginterpretasikan sendiri sejarah, bentuk, dan makna teater.
Detail Film
- Arya Pandjalu (Penata Artistik)
- Ikbal Lubys (Penata Musik)
- FFD 2021 — Kompetisi | Seleksi Resmi
- 2021 — Jakarta Film WeekDirection AwardGlobal Feature Competition
Catatan Pengelola
Referensi yang bisa digunakan
Film dalam set tema yang sama
- Ironi dan harapan dunia kesehatan Indonesia dalam kacamata Hj. Rabiah, seorang perawat yang telah membaktikan 28 tahun hidupnya bekerja di pulau terpencil.

- Potret reflektif dari pembuat film kepada dirinya dan juga penonton tentang identitas Tionghoa lintas generasi.

- Dokumenter yang menyorot sejarah serta ruang-ruang domestik para generasi keturunan Pakistan yang menetap di Indonesia.

- Seni, Politik & Kekuasaan, Sejarah","number":"3","randomSeedTtl":"1","post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[318],"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=seni\" rel=\"tag\">Seni<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=politik-kekuasaan\" rel=\"tag\">Politik & Kekuasaan<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=sejarah\" rel=\"tag\">Sejarah<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="45" data-start="1" data-end="3">





